Warga Kampung Karni dan Kampung Galang Desa Jonggol Harapkan Jalan Tembus, Akses Pendidikan dan Ekonomi Dinilai Terhambat

SGI-NEWS.COM – BOGOR, JONGGOL – Warga Kampung Karni dan Kampung Galang, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tembus yang menghubungkan kedua kampung tersebut.

Pasalnya, meski jarak kedua kampung kurang dari satu kilometer, hingga kini belum tersedia akses jalan yang dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut membuat warga harus melewati pematang sawah atau memutar melalui kampung lain dengan jarak yang lebih jauh.

Menurut warga, ketiadaan jalan penghubung tersebut berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi sehari-hari, pengangkutan hasil pertanian, hingga akses pendidikan bagi para pelajar dan santri.
Ketua RT 01/RW 04 Kampung Karni, Karni (Hayal), mengatakan sebenarnya jalur alternatif menuju Kampung Galang pernah dibuka sepanjang sekitar 600 meter dengan lebar kurang lebih satu meter.

“Jalan alternatif dari Kampung Karni menuju Kampung Galang dulu sudah dibuka sekitar 600 meter dengan lebar kurang lebih satu meter. Namun karena tidak dilakukan pengecoran atau pembangunan permanen, lama-kelamaan jalan tersebut menyempit dan sebagian terputus,” ujarnya kepada SGI-NEWS.COM, Senin (1/6/2026).

Karni menjelaskan, warga Kampung Karni dan Kampung Galang kini berharap pemerintah dapat membuka kembali akses tersebut dan melakukan pelebaran agar dapat dilalui kendaraan.

“Kami berharap jalan itu bisa dibuka kembali dan diperlebar secara permanen sehingga dapat dilalui sepeda motor maupun mobil. Dengan begitu aktivitas masyarakat akan jauh lebih mudah, termasuk untuk mengangkut kebutuhan sehari-hari dan hasil panen,” katanya.

Ia juga berharap Pemerintah Desa Jonggol dan para wakil rakyat dapat membantu memperjuangkan pembangunan jalan yang sudah lama dinantikan masyarakat.

“Kami memohon kepada Kepala Desa Jonggol, Bapak Yopi, serta anggota DPR RI, Bapak H. Mulyadi, agar dapat membantu merealisasikan pembangunan jalan penghubung antara Kampung Karni dan Kampung Galang,” ucapnya.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ar-Rohmah Kampung Karni, Leo Atmaja, menilai keberadaan jalan tembus sangat penting untuk mendukung aktivitas pendidikan di wilayah tersebut.

Menurutnya, banyak santri dan siswa yang berasal dari kampung sekitar harus menempuh perjalanan lebih jauh karena belum adanya akses jalan langsung.

“Kami merasa prihatin terhadap para santri dan siswa yang harus memutar dengan jarak yang cukup jauh untuk menuju sekolah. Kami berharap pemerintah desa maupun anggota dewan dapat membantu mempercepat pembangunan jalan ini,” tutur Leo.

Untuk diketahui, di kawasan tersebut terdapat Pondok Pesantren Ar-Rohmah dan sejumlah fasilitas pendidikan yang menjadi tujuan belajar masyarakat sekitar.

Warga berharap pembangunan jalan tembus Kampung Karni–Kampung Galang dapat segera masuk dalam program pembangunan daerah karena dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas, memperlancar mobilitas warga, mendukung sektor pendidikan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.(Dedi/Rudi)

Tinggalkan komentar