Mulyadi Kenang Perjuangan H. M. Syurdi Rusuh, Apresiasi Bupati Bogor Abadikan Namanya jadi Nama Jalan

BOGOR – SGI-NEWS.COM – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, H. Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto atas keputusan Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan ruas jalan dari depan Kantor Pos Jonggol hingga kawasan Alun-alun Jonggol dengan nama Jalan H. M. Syurdi Rusuh.

Menurutnya, kebijakan tersebut bukan sekadar pemberian nama jalan, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap sosok pemimpin desa yang telah memberikan teladan dan pengabdian luar biasa bagi masyarakat.

Mulyadi mengatakan, atas nama keluarga ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor serta masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya Bogor Timur, yang telah memberikan penghargaan kepada almarhum H. M. Syurdi Rusuh.

“Ini bukan semata-mata karena beliau adalah orang tua saya, tetapi sebagai bentuk apresiasi kepada seorang kepala desa teladan yang patut dicontoh. Semangatnya adalah meneladani pengabdian beliau kepada masyarakat,” ujar Mulyadi.

Ia mengenang, saat menjabat Kepala Desa Jonggol, H. M. Syurdi Rusuh berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bogor hingga meraih predikat Kepala Desa Teladan Tingkat Nasional dan mendapat penghargaan langsung dari Presiden Soeharto. Selain itu, ia juga memperoleh penghargaan dari Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bogor saat itu.

Ketika ditanya hadiah yang diinginkan atas prestasinya, lanjut Mulyadi, almarhum ayahnya justru tidak meminta sesuatu untuk kepentingan pribadi. Ia hanya mengusulkan pembangunan Masjid Agung Jonggol dan perbaikan Jembatan Cipamingkis demi kepentingan masyarakat.

“Fokus beliau selalu untuk masyarakat. Beliau ingin fasilitas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ungkapnya.

Tak hanya di bidang pembangunan, H. M. Syurdi Rusuh juga dikenal sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Pada tahun 1969, ia menggagas berdirinya Pasar Hewan Jonggol yang kini menjadi salah satu pasar hewan terbesar dan paling dikenal di Jawa Barat.

Menurut Mulyadi, pasar tersebut dibangun sebagai wadah bagi para peternak, pedagang, dan pembeli hewan agar roda perekonomian masyarakat dapat berkembang.

“Almarhum membangun pasar hewan bukan hanya menjaga situasi sosial, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang hidup bagi masyarakat Jonggol dan sekitarnya,” katanya.

Mulyadi mengaku memiliki ikatan emosional dengan Pasar Hewan Jonggol. Ia menceritakan bahwa pekan sebelumnya dirinya hadir saat penutupan sementara pasar lama, sementara lebih dari lima dekade silam, ayahnya menjadi sosok yang meresmikan pasar tersebut.

“Ini menjadi sejarah bagi keluarga kami. Ayah saya yang membuka pasar itu lebih dari 55 tahun lalu, dan saya yang menutup operasional pasar lama sebagai bentuk penghormatan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang kini menghadirkan Pasar Hewan Jonggol yang lebih modern dan representatif,” tuturnya.

Ia berharap penamaan Jalan H. M. Syurdi Rusuh dapat menjadi inspirasi bagi para kepala desa di Kabupaten Bogor untuk terus mengabdi dengan tulus serta meninggalkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga keteladanan beliau menjadi motivasi bagi para kepala desa untuk terus bekerja demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.(SALWA)

Tinggalkan komentar