Universitas Djuanda Law Fair 2026 Bangkit Setelah 9 Tahun Vakum, Diikuti 30 Universitas se-Indonesia

BOGOR, SGI-NEWS.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Djuanda sukses menggelar Universitas Djuanda Law Fair (ULF) 2026, ajang kompetisi debat hukum tingkat nasional yang diikuti 30 universitas dari berbagai daerah di Indonesia.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda Visioner Menuju Indonesia Emas Melalui Inovasi Regulasi dan Pengintegrasian Nilai-Nilai Lokal dalam Sistem Hukum Nasional untuk Mencapai Keadilan yang Substantif”, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan komunikasi akademik mahasiswa hukum.

Kompetisi debat menggunakan format Asian Parliamentary dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 10 Juni hingga 2 Juli 2026. Babak penyisihan dan perempat final dilaksanakan secara daring, sedangkan semifinal dan final digelar di Aula Gedung C Universitas Djuanda, Bogor.

Ketua Panitia ULF 2026, Eki Mulia Maulana, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum penting karena kegiatan tersebut kembali digelar setelah vakum selama sembilan tahun sejak 2018.

“Persiapan dilakukan sejak Oktober 2025, mulai dari penyusunan konsep besar acara, pembentukan panitia, hingga pelaksanaan kompetisi tingkat nasional,” ujar Eki.

ULF 2026 menghadirkan dewan juri yang terdiri dari hakim, jaksa, advokat, akademisi, hingga praktisi hukum nasional. Kehadiran para profesional tersebut diharapkan mampu memberikan penilaian objektif sekaligus memperkaya wawasan peserta.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Tingginya antusiasme mahasiswa menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan kapasitas di bidang hukum, debat, dan kepemimpinan intelektual.

Melalui ULF 2026, Universitas Djuanda berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang visioner, kritis, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan hukum dan kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.(Delon/Rilis)

Tinggalkan komentar