SGI-NEWS.COM – Pekerjaan pembangunan konservasi dam dan parbaikan parit yang dikerjakan oleh Kelompok Tani Bungur Jaya di aliran Kali Cibungur, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, diduga tidak dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang berlaku.
Berdasarkan hasil penelusuran tim awak media di lokasi pekerjaan, ditemukan sejumlah dugaan kejanggalan. Material yang digunakan didominasi batu bronjol serta batu yang diduga diambil langsung dari aliran sungai. Selain itu, pada bagian pondasi diduga tidak dilakukan penggalian terlebih dahulu sebelum pasangan batu dipasang.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan, mengingat pondasi merupakan bagian penting yang menentukan kekuatan dan ketahanan bangunan konservasi.
Sejumlah warga berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan lapangan guna memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis, kualitas material, volume pekerjaan, serta RAB yang telah ditetapkan.
Menanggapi temuan tersebut, Tim Koordinasi BPP Wilayah XIII Tera menyatakan akan melaporkannya kepada dinas terkait agar dilakukan pemeriksaan.
“Kami akan melaporkan kepada pihak dinas agar dilakukan pemeriksaan, baik terhadap Kualitas Pekerjaan maupun volume pekerjaan,” ujarnya.(31/7/2026)
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelompok Tani Bungur Jaya belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan. Tim awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan sehingga pemberitaan tetap berimbang sesuai prinsip jurnalistik.(Rudi)
