Kandang Ayam Potong di Cariu Bogor Terbakar Dini Hari, Pegawai Luka Bakar Saat Selamatkan Motor

Kebakaran kandang ayam potong di Desa Karyamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor diduga dipicu korsleting listrik pada Selasa (19/5/2026) dini hari.(foto RUDI)

 

SGI-NEWS.COM — BOGOR – Kebakaran hebat melanda kandang ayam potong milik warga bernama Bangbang di Kampung Legoek Jambor RT 14 RW 04, Desa Karyamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Selasa (19/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa kebakaran tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk membantu proses pemadaman api.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari korsleting listrik di area kandang ayam potong tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu orang pegawai kandang dilaporkan mengalami luka bakar saat berusaha menyelamatkan sepeda motor miliknya dari kobaran api.

Korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) guna mendapatkan penanganan medis.

Binwil Pol PP Kecamatan Cariu, Abdoel Rohim, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

“Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, kandang milik Pak Bangbang dilalap api. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” ujar Abdoel Rohim saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian itu.

“Untuk korban jiwa tidak ada. Hanya salah satu pegawai kandang mengalami luka bakar saat hendak menyelamatkan sepeda motornya. Korban sudah dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Sementara itu, warga setempat bernama Asep Sukarya mengatakan kandang ayam tersebut baru saja diisi DOC atau Day Old Chick (bibit ayam).

“Di kandang itu baru diisi ayam DOC. Saat saya ikut memadamkan api, terlihat di lokasi banyak tabung gas ukuran 12 kilogram serta peralatan kandang ayam,” ujar Asep Sukarya.
Menurutnya, api dengan cepat membesar karena material di dalam kandang mudah terbakar.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. Sementara nilai kerugian akibat insiden tersebut belum dapat dipastikan.(RUDI)

 

Tinggalkan komentar