BOGOR – SGI-NEWS.COM – Pemerintah Desa Sukajadi, kecamatan,Tamansari, Kabupaten Bogor terus berupaya memanfaatkan bantuan keuangan secara produktif untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Penggunaan anggaran tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor lingkungan, digitalisasi pelayanan pemerintahan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Hal tersebut disampaikan “Ade Kepala Desa Sukajadi saat ditemui awak media SGI NEWS.COM terkait realisasi bantuan keuangan yang diterima desanya.
“Bantuan keuangan yang kami terima, kami realisasikan berdasarkan perencanaan dan kebutuhan masyarakat. Salah satunya untuk pembangunan betonisasi, sehingga akses masyarakat menjadi lebih baik dan dapat menunjang aktivitas warga,” ujar Kades.
Selain infrastruktur, pemerintah desa juga memberikan perhatian terhadap pengelolaan sampah. Program tersebut dinilai penting mengingat persoalan sampah menjadi salah satu tantangan yang harus ditangani secara bersama-sama antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Kami tidak ingin persoalan sampah hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Masyarakat juga perlu dilibatkan, mulai dari mengurangi sampah, memilah, sampai bagaimana sampah tersebut dapat dikelola dan memiliki nilai manfaat,” jelasnya.
Di sisi lain, bantuan keuangan juga diarahkan untuk mendukung digitalisasi desa. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus membuat administrasi pemerintahan desa menjadi lebih efektif dan transparan.
“Digitalisasi sangat penting. Kami ingin pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat dan mengikuti perkembangan teknologi,” tambahnya.
Sementara dalam bidang pendidikan, pemerintah desa juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Satu Desa Satu Sarjana.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima program, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan desa.
“Kami berharap generasi muda di desa mempunyai kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan bisa kembali memberikan kontribusi dan membantu membangun desa,” ungkapnya.
Kepala Desa menegaskan, setiap penggunaan bantuan keuangan harus dilaksanakan berdasarkan perencanaan, kebutuhan masyarakat dan ketentuan yang berlaku. Transparansi serta keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program.
Dengan adanya dukungan bantuan keuangan tersebut, pemerintah desa berharap pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tertata, pelayanan publik yang semakin modern serta sumber daya manusia yang berkualitas.
“kami sangat berterimakasih kepada Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Bogor,atas bantuan keuangan ini, harus benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami ingin pembangunan desa berjalan seimbang, mulai dari infrastruktur, lingkungan, digitalisasi sampai pendidikan,” pungkasnya.(ADE DELON)
