SGI-NEWS.COM – Jembatan Cibojong yang menjadi penghubung utama antara Kampung Nyoman 1 dan Kampung Nyoman 2, Desa Cibatu Tiga, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, dilaporkan dalam kondisi kritis dan nyaris ambruk.
Kerusakan parah pada jembatan tersebut diduga akibat cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor dalam beberapa hari terakhir.
Akibatnya, debit air sungai di bawah jembatan meningkat drastis hingga meluap dan menggerus bagian pondasi. Kondisi ini membuat struktur jembatan menjadi tidak stabil dan berisiko runtuh sewaktu-waktu.
Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kondisi jembatan yang menjadi akses vital aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja hingga distribusi hasil pertanian.
“Kalau tidak segera diperbaiki, kami takut jembatan ini ambruk total dan akses antar kampung terputus,” ujar salah satu warga setempat, Rabu (6/5/2026).
Kepala Desa Cibatu Tiga, Asep Iskandar, mengatakan pihaknya akan segera melakukan langkah penanganan sementara agar jembatan tetap bisa dilalui warga.
“Kami akan berupaya melakukan perbaikan darurat semampu kami agar masyarakat tetap bisa melintas dengan aman,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, derasnya arus air akibat hujan berkepanjangan menjadi faktor utama kerusakan.
“Curah hujan tinggi menyebabkan arus air sangat deras hingga menggerus bagian bawah jembatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Cariu, Amran, menegaskan pihak kecamatan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami akan bekerja sama agar jembatan ini segera diperbaiki dan warga tidak lagi merasa khawatir,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa laporan kejadian tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera ditindaklanjuti.
“Laporan sudah kami kirimkan agar segera mendapat perhatian dan penanganan dari Pemda Bogor,” katanya.
Jika tidak segera ditangani, kerusakan Jembatan Cibojong ini berpotensi melumpuhkan mobilitas warga serta menghambat aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. (RUDI)
