Salah Sasaran Tawuran Pelajar di Jonggol, Siswa SMK Cibarusah Alami Luka Serius Kena Sajam

SGI-NEWS.COM – Niat mengunjungi teman berujung petaka. Seorang pelajar SMK asal Cibarusah, Kabupaten Bekasi, menjadi korban salah sasaran dalam aksi tawuran antar pelajar yang terjadi di Jalan Transyogi, Kampung Cileudeug Jagaita, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Senin (19/1/2026) malam.

Korban berinisial AR, pelajar SMK di wilayah Cibarusah, mengalami luka serius di bagian kaki akibat sabetan senjata tajam (sajam). Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Cariu oleh rekannya untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak Puskesmas Cariu menyebutkan, korban harus menjalani perawatan intensif akibat luka cukup dalam.

“Korban sudah kami tangani dan dilakukan penjahitan sebanyak 20 jahitan, baik luar maupun dalam,” ujar Bidan Adelina, petugas medis Puskesmas Cariu.

Korban Mengaku Tidak Terlibat Tawuran

Saat ditemui di ruang UGD Puskesmas Cariu, AR menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam aksi tawuran tersebut. Ia mengaku hanya berniat mengunjungi temannya di wilayah Cariu.

“Saya pelajar SMK di Cibarusah dan tinggal di Perumahan TNI-Polri, Kampung Gandaria, Cibarusah. Saya tidak ikut tawuran, tapi terkena sabetan senjata tajam dari pelaku tawuran,” ungkap AR.

Menurut pengakuannya, peristiwa terjadi sekitar usai waktu Magrib. Saat itu, AR bersama temannya berinisial SJ tengah melintas di lokasi kejadian.

“Kami ditegur oleh salah satu pelajar berseragam SMP yang bertanya kami dari mana. Saya jawab dari SMK 1 Cibarusah. Tiba-tiba motor kami ditabrak dari belakang oleh sekelompok pelajar yang sedang tawuran,” jelasnya.

Akibat tabrakan tersebut, AR terjatuh dan terkena sabetan senjata tajam di bagian kaki.

Dibiarkan Pergi karena Bukan Target Tawuran

AR menyebut, setelah mengetahui dirinya bukan berasal dari sekolah atau kelompok lawan, para pelaku membiarkannya pergi.

“Setelah saya jatuh dan tersabet sajam, saya bilang kalau saya dari SMK Cibarusah. Lalu saya dibiarkan pergi, mungkin karena bukan sasaran musuh tawuran,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi pihak kepolisian terkait inseden tawuran tersebut. Orang tua korban juga telah berada di Puskesmas Cariu untuk mendampingi proses perawatan AR. (RUDI)

Tinggalkan komentar