SGI-NEWS.COM – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kota Batu 08, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis (5/2/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di lingkungan sekolah dan diikuti seluruh warga sekolah hingga selesai.
Acara diawali dengan doa bersama dan salam pembuka yang dibawakan oleh siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6. Suasana semakin khusyuk dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para siswa, yang menunjukkan antusiasme dan kesiapan peserta didik dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
Kepala SDN Kota Batu 08 Jamri, S. P.d mengatakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini merupakan hasil kerja sama antara SDN Kota Batu 08, Komite Sekolah, serta orang tua/wali murid, sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter religius sejak usia dini.
Dalam sambutannya Jamri menekankan pentingnya memaknai peristiwa Isra Mi’raj sebagai refleksi dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi menjadi pengingat pentingnya ibadah, kedisiplinan, dan akhlak mulia dalam kehidupan beragama dan berbangsa,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh:
Guru dan staf SDN Kota Batu 08
Siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6
Ketua Komite Sekolah
Orang tua/wali murid
Pengawas kegiatan dari Dinas Pendidikan Kecamatan Ciomas
Dalam penyampaian materi, panitia menghadirkan pengantar tentang Isra Mi’raj, makna Isra Mi’raj dalam kehidupan beragama dan berbangsa, teladan akhlak Nabi Muhammad SAW, serta pentingnya nilai gotong royong, disiplin, dan toleransi di lingkungan sekolah.
Hasil dari kegiatan ini terlihat dari keberhasilan siswa-siswi mengikuti seluruh rangkaian acara, meningkatnya pemahaman mereka tentang Isra Mi’raj, serta semakin kuatnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan komunitas sekitar.
Didukung dengan persiapan yang matang, partisipasi siswa yang tinggi, serta cuaca cerah, kegiatan berlangsung dengan suasana hikmat dan penuh semangat.
Saat disambangi awak media, Kepala SDN Kota Batu 08 Jamri menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi budaya sekolah.
“Alhamdulillah, pemahaman siswa tentang Isra Mi’raj dan relevansinya dalam kehidupan beragama dan berbangsa semakin meningkat. Terwujud budaya sekolah yang rajin beribadah, saling menghormati, dan peduli terhadap sesama. Siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan empatik. Keluarga dan sekolah pun semakin solid dalam mendukung proses belajar mengajar,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan keagamaan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, aman, dan mampu membangun semangat positif bagi seluruh warga sekolah,” pungkasnya.(ADE DELON)
